[15] (Harusnya) Bukan Jadi Alasan

Kadang ada beberapa hari yang terlewat tanpa ada sesuatu yang bisa dicatat, ditulis. Rata-rata karena hari itu bener-bener flat. Nothing special. Atau karena terlampau spesialnya, bisa jadi nggak mau nulis apa-apa, membiarkan hanya dirinya dan Allah SWT saja yang tahu.

Manapun itu, nggak lantas jadi alasan untuk menghentikan rutinitas yang baik, ya. Hahaha. Jangan dicontoh.

“Karena lebih baik sedikit namun dikerjakan setiap hari daripada banyak tapi hanya sekali-kali.”

Berulang kali saya dengar quotes itu. Sampai sekarang pun kayaknya jarang absen. Memang kata-kata mutiara yang nggak ada matinya, ya. Maksudnya, that’s a right thing to do but human tend to ignore it. Lagi-lagi berfikir kalau punya waktu lama untuk melakukan segala sesuatunya.

…Karena memang Allah SWT menyukai pribadi yang istiqomah, ya. Nggak heran sering diingatkan 😀

Supaya bisa kuat berutinitas-ria, harus terus bersyukur dan bersabar. Semata-mata karena—katanya Usep Badruzzaman—“Gusti Allah ora sare”. Hihihi.

Selamat malam, Brummies. Selamat beristirahat 🙂

 

Jakarta, 07 November 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s