Paradigma Benak

paradigma benak

Terkadang membayangkan kamu berada dalam masa depanku itu menyenangkan, menenangkan, mendambakan. Namun lantas aku selalu terbangun, tergugah sadar. Bahwa kamu mungkin hanya pangeran dalam mimpi. Kandas tiap kali kelopak mataku terbuka.Β Melebur debu ingatan. Terselisipi jarum penggerak kehidupan.

Hadirmu ada.Β Hanya saja aku tak mau mendamparkan diriku kembali dalam hal yang tak nyata.

——————————————————————
Sidoarjo, 17-05-2013
Belajar nulis pendek πŸ˜†

Advertisements

5 thoughts on “Paradigma Benak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s