Beberapa Hal Yang Masih Pada Tempatnya

tumblr_mgs18gf71K1r0i9t4o1_500_large

 

Konbanwa, Venus.

How’s life? Kangen nggak sama penulis kecil yang masih terus mencoba bereksperimen dengan huruf demi huruf di kepalanya? Well, I did. Haha. Kayaknya hiatus sesaat yang rindu malah orangnya nih. By the way, ini surat pertamaku untukmu, nus πŸ˜‰

Kabarku baik, jika kamu bertanya bagaimana keadaanku saat tidak ada satupun postingan terbaru pada blog pribadiku. Yah, meski aku bisa online dan berkicau setiap hari bagiku ada yang berbeda pada bulan Maret lalu. Banyak hal yang harus kuselesaikan hingga mungkin yang tersisa hanya potongan-potongan cerita kecil yang masih meringkuk dalam draft.

Ya, hidup memang kadang tak adil, bukan, nus?

Belakangan aku juga tengah menikmati hobi-hobi baruku; menyimak TV Series Amerika dan membaca koran. Kamu tahu sendiri bukan jika tontonan sejenis Lie to Me, The Mentalist, CSI benar-benar sangat sayang untuk dilewatkan bagi anti-horor sepertiku? Apalagi jika disandingkan dengan film lokal. Bukannya mau untuk menghina dan tidak bangga buatan sendiri, sih. Realistisnya memang begitu–jika kamu tahu maksudku.

Sementara koran.. Jujur aku baru tahu bahwa membaca media satu ini sangat penting. Dan sampai sekarang aku masih penasaran bagaimana kita bisa men-scaning kata-kata penting secara cepat ketika ada lebih dari 60.000 kata beradu di sana. Menurutmu bagaimana, nus?

Meskipun begitu, aktivitasku tersebut teteap tak bisa mengalahkan kebiasaan menulisku. Seperti ada yang tak pas jika aku tidak menulis. Hingga akhirnya akhir-akhir ini aku selalu merasa ada yang tidak beres. Seperrtinya tak punya cukup waktu untuk menulis adalah faktor utamanya. Namun yang paling menakutkan bagiku adalah saat aku–mungkin saja–lupa caranya menulis.

Akan kubilang salah jika orang-orang mengatakan bahwa ‘menulislah ketika inspirasi datang.’ Karena menunggu hal yang tak pasti akan membuang waktu. Lagipula apakah bisa seseorang menuliskan inspirasinya secara lancar dan layak baca tatkala kesehariannya saja menulis bukan suatu kebiasaan?

Karena saat inspirasiku hilang, aku tak kan bisa menulis lagi. Dan aku tak mau itu terjadi lagi.

Venus, hiatus sesaat mengajarkan banyak hal. Dan aku mulai belajar bagaimana supaya tetap bisa menulis ketika ia-inspirasiku bergeming tanpa menyisakan secuil ruang imaji lagi. Well, aku harus mengakui bahwa Β memikirkan dia membuatku produktif menulis. Kau tahu sendiri bukan bagaimana kegalauan manusia mampu membuahkan suatu karya–apalagi tulisan? Tapi aku sadar bagaimana sangat-tidak-layaknya tulisanku ketika yang kusuguhkan pada pembaca cuma kata-kata penurun IQ. Setelah membaca beberapa artikel dan mendengar berita dari temanku; galau ternyata dapat membuat kemampuan kita menurun.

Hah, nyatanya cinta berdampak buruk juga, ya, nus?

Anyway, sekarang aku sudah diperbolehkan mama dan papa naik kendaraan sendiri ke sekolah. Yang artinya nggak perlu ngobrak-abrik papa lagi buat berangkat pagi. Ternyata sepeda motor gigi lebih nyaman digunakan ya, daripada matic? Itu menurutku, sih. Karena ketika ke sekolah dengan motor bebek aku jelas bisa merasakan ketegangannya lebih daripada manual. Ketegangan dalam arti positif, lhoh. Bisa ngeliuk-liuk tapi nggak jarang juga kena masalah. Namun, selagi masih bisa mengendarai meski lecet di sana-sini, aku bener-bener nyaman sama motor bebekku yang sekarang.

Kayaknya cukup di sini aja, ya. Tulisan dalam surat ini masih belum rapi, nih. Kayak balik nulis dari nol lagi. Yah, seenggaknya kamu ngerti maksud suratku ini saja, aku sudah bersyukur. Ohya, doakan aku ya, nus! Semoga sekolahku bisa lancar, nilaiku mendapat baik semua dan aku masih bisa menulis surat untukmu.

Di sini aku masih bergeming, menyesuaikan hal yang harus selalu sesuai pada tempatnya–diriku.

Sayonara, Venus!

 

——————————————————————–
Sidoarjo, 05-04-2013

Ketika jari mencoba beradaptasi untuk merangkai kata-kata kembali πŸ™‚

Advertisements

3 thoughts on “Beberapa Hal Yang Masih Pada Tempatnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s