Mari Menebak!

Keycko Perdana - Muhammad Reza Ar-Razi - Ibrahim Abirawa
Keycko Perdana – Muhammad Reza Ar-Razi – Ibrahim Abirawa

Sebut dia lelaki. Makhluk adam paling gengsi di dunia ini. Makhluk Tuhan penuh misteri.  Makhluk hidup yang paling tak terprediksi. Makhluk yang terlahir sebagai pemimpin. Serta makhluk yang selalu bersahabat dekat dengan keringat dan sinar mentari.

Tak disangka, uraian di atas sungguh mengena akan sosok yang kini tengah berpose pada foto di atas.

Sosok dengan tubuh tegapnya yang selalu tegas mengarahkanku dan teman-teman. Pribadi humoris dengan segala lontaran kecilnya yang selalu berhasil buatku tergelak. Pemuda bujang yang kini masih mencari perempuan muda sebagai tempat perlabuhan  hatinya. Lelaki baik hati yang sangat kusayang sebagai kawan putih abu-abuku.

Mungkin, ia tak rupawan. Namun ia menarik hati. Jujur, kesederhanaannya membuatku tertarik. Satu kelebihan pemuda itu yang akan selalu menjadi teladan bagiku agar dalam menjalani hidup aku tak perlu membuat segala sesuatu itu menjadi rumit.

Izinkan kumengulik sedikit tentang penampilannya.

Kembali pada kesederhanaannya, sesuatu apapun yang menyangkut tentang pemuda inipun turut menjadi sederhana pula. Seperti pilihan model rambut gundulnya yang kini masih berumur pendek bagai rumput padang hijau di lapangan bola. Kemudian gayanya. Entah mengapa menurutku gaya berpakaian simple dan kerennya telah berhasil mencuri hati gadis cantik di luar sana. Namun sayang, aku tak bisa jatuh dan cinta padanya. Di samping hati ini telah ada yang memiiki, aku sungguh yakin ada seorang wanita cantik yang pantas menjadi pendampingnya kelak di sini.

Pemuda ini jua kerap berlaga dalam satu lapangan luas bersama empat orang kawannya yang lain. Satu aktivitas yang tak kan pernah penat ia lakukan hingga menyebabkan kulit putih bayi pemuda ini berubah coklat bagai kurma manis yang masih teronggok segar menggantung di dahan.

Dulu kumengiranya sebagai pribadi pendiam saat pertama kali melihat raut wajah lembutnya. Dengan dua katup mulut kurma yang selalu beri kesan manis saat menaiknya kedua sudut bibir tipisnya… Sungguh melengkapi raut muka polos pemuda ini. Apalagi saat kumenatap mata hitam teduhnya. Sorot mata tajam jelmaan Elang yang menoreh hitamnya langit malam kelam tanpa bintang itu seolah menegaskan bila kedua manik indahnya menyiratkan bahwa semua akan baik-baik saja. Namun dua rumpun baris alisnya bicara lain. Bahwa rambut tubuh yang tergores tegas memayung penuh kedua lopak matanya itu bukanlah sosok lembek, melainkan pribadi dengan pancaran jiwa sang petualang.  Semuanya terurai jelas, bila kudengar suara lantangnya. Suara berat penuh wibawa yang selalu berhasil menarik perhatianku terpusat tuk mendengarkannya.

Semua potret di atas merujuk pada seorang siswa berjenis kelamin laik-laki dalam kelas ini. Bisakah kalian menebak siapa gerangan tersebut?

 

——————————————————————–
Sidoarjo, 13-12-12

Bisa ditebak nggak siapa di antara mereka ber-3?
Tugas sekolah. Udah lama sih sebenernya.
Cuma mau ngeposting aja biar wordpress nggak sepi-sepi amat. Haha.

Advertisements

18 thoughts on “Mari Menebak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s