#15HaringeblogFF2 – 7th – Biru, jatuh hati

#15HariNgeblogFF2 - Biru, jatuh hati
#15HariNgeblogFF2 – Biru, jatuh hati

“Biru! Ayok ke laut!” Teriak Sabah di ujung sana memanggilku. Hooam. Ini masih jam berapa? Jam 4 pagi, bukan? Aku masih-sangat mengantuk. Tapi hidup tanpa lelah menuntut. Apa yang bisa dilakukan oleh nelayan muda sepertiku selain meluat mencari ikan tuk menyambung hidup?

“Biru! Lama sekali! Ayo, cepat! Sabah sudah  di perahu, tuh!” Ucap Akhsan membuyarkan lamunanku. Hoaam. Aku menanggapinya dengan uapan manusia yang-masih-baru sadar dari tidurnya lalu dipaksa tuk berjalan ke perahu demi melaut.

“Bisa cepet dikit ngg-Lho, ngapain dia di sini?” Perintah Akhsan yang menyuruhku mempercepat langkah, tiba-tiba terganti oleh pertanyaan lain yang mau-tidak-mau membuatku menolehkan kepala ke arah yang ditunjuknya. Dan aku mendapati seorang gadis tengah mempersiapkan alat-alat lukisnya di bibir pantai. Gadis berambut hitam yang sering kami lihat setiap pagi. Bukan, yang sering kuperhatikan setiap subuh seperti ini. Bukan kali pertamanya gadis itu melukis di sini. “Bir, dia bukannya nggak bisa ngomong, ya?”

Continue reading “#15HaringeblogFF2 – 7th – Biru, jatuh hati”