Once again, I failed.

you don’t need to knowing about this. it’s just a random effusion from kind of teenager like me.

pernah nggak sih ngerasain kalo kita berada pada titik terendah ? merasa tak berguna karena gagal karena suatu hal ?
pernah nggak sih ngerasain gagalnya kita ngebahagian orangtua ? merasa tak pernah memberi suatu achievement berarti pada beliau ? merasa selalu merugikan mereka ? merasa kita anak durhaka ? merasa kita selalu menyusahkan ?

Ya Allah.

Saya selalu begitu.

Semua terasa berbeda apabila dibandingkan dengan SD. dulu saya pencetak prestasi gemilang. maju depan lapangan diiringi orangtua menjadi yang terbaik dari yang terbaik.

Tapi sekarang? sekarang? SEKARANG?

Saya nggak menduduki peringkat 1 lagi. saya menjadi murid biasa-terlalu biasa bahkan. saya tak lagi menjadi anak kebanggaan lagi. saya menjadi anak rata-rata lagi.

dan saat satu-satunya kesempatan itu menghampiri saya, saya gagal lagi.

gagal. gagal. gagal. gagal.

kiranya rangkaian huruf itu sering menemani langkah saya.

Sampoerna Academy Bogor. SMA beasiswa yang amat saya idamkan saat ini. sebuah SMA yang berorientasi ke luar negri dan espesialli tersendiri pada pengajarannya. sebuah SMA swasta internasional yang tahun ini baru buka angkatan ke-2. entah mengapa impian saya ke sana. fikiran saya ke sana. imaji saya ke sana. keyakinan itupun ke sana.
Semua berawal dari sabtu awal Mei lalu saat saya dipanggil untuk tes tahap 2. Kami kesana naik kendaraan sendiri. dari sidoarjo ke bogor. papa saya pun rela naik kereta api hanya demi menyetorkan formulir ke bogor-pada saat permulaan penerimaan siswa. Singkat cerita, serangkaian tes saya lakukan dengan maksimal. hingga ketika proses wawancara berlangsung, Bu Interviewnya berdecak kagum dengan kemampuan saya “Kamu pinter sekali ya, Ruri. saya harap kamu masuk sini” “Boleh minta nomor kamu nak? biar anak saya bisa mengubungi kamu dan terinspirasi olehmu.” Tes tulis.. Froum diskusi group.. Demi Allah, saya benar-benar melakukannya semaksimal mungkin kemarin. Benar-benar maksimal sampai akhirnya saya terlewat yakin dan berfikir bahwa saya PASTI akan menjadi murid di sana.

Tapi keyakinan itu terlalu kuat. Hingga mungkin saya terlewat sombong. Tapi memang, saya benar-benar melakukan yang terbaik kemarin. Tapi mengapa? mengapa hasilnya begini?

Hingga detik ini.. Hingga FP Facebook Sampoerna Foundation membuat status “Selamat bagi adik-adik yang masuk…..” kabar itu seolah kandas. saya seakan tergantungkan. tidak, saya telah dipenggal.

cukup perih-sangat perih mengetahui bahwa saya… memang tak dipilih menjadi salah satu dari yang terbaik di sana.

 

untuk sekali lagi, saya gagal membanggakan orangtua saya. kesempatan terakhir ini.. saya gagalkan sendiri.

sampai kapan saya jadi orang gagal terus? sempat terbesit di fikiran untuk bunuh diri dan lain halnya mengetahui bahwa sampai sekarang saya tak pernah bisa membanggakan orangtua. tapi hidup tak semudah itu. Jika ada satu hal di dunia ini yang bisa membahagiakan orangtua hamba selamanya-meskipun itu beresiko nyawa-dengan sangat amat siap akan saya lakukan. sepertinya saya harus mati agar tak membebani kedua orangtua saya lagi. sepertinya saya harus mati untuk tak mengecewakan mereka lagi. sepertinya saya harus mati agar tak selalu mengumbar janji kosong itu lagi.

untuk kali ini, saya ingin sendiri. saya masih ingin tenggelam dalam kegagalan ini sendiri. saya masih terlalu lemah untuk bangkit. terlalu banyak kegagalan yang telah saya buat sendiri.

 

Mak, maafin aku. Aku gagal lagi.

Advertisements

18 thoughts on “Once again, I failed.

  1. jangan berhenti karena telah merasa gagal untuk kemarin.
    hidup untuk masa depan, bukan kemarin, jadi sekarang bangkit dan ikhtiar lagi untuk masa depanmu kelak. .. .

    Salam Senyuum. . . ^_*

  2. Wiseman says : ‘sukses’ identik dng orang yg ‘berani’ bangkit lagi dari serangkaian kegagalan dan berhasil menggapai impian besarnya.
    Banyak cara untuk membuat bangga ortu, and you can.. you’re so excellent..
    Keep your ‘fighting’ spirit… !!

  3. tetep cemungudh ya ruri. 😛 saya yakin kegagalan ini hanyalah ketentuan Tuhan, tapi tidak ada hubungannya dengan kemampuan kamu yang sebenarnya. mungkin kamu sedang diarahkan ke tempat yang lebih cocok, dimana kemampuan kamu bisa lebih berkembang dan bermanfaat untuk lebih banyak orang, selain membanggakan ortu tentunya.

  4. *peluuuuuuuuukkkk*

    im sure, ur parents still very proud of u, dear 🙂 Hey… ngebanggain orang tua ga cuma dari sisi akademisi kok… tenang aja… dan kalau kamu udah punya itu rasa takut dan sedih membayangkan bahwa akan membuat orang tua kecewa, pasti akan berusaha yang terbaik selalu, toh? dan itu rasanya pasti sudah membuat orang tua manapun bangga punya anak yang mau berusaha yang terbaik demi membahagiakan mereka 🙂

    1. {*peluk kakak baliik*}

      amiin kak, semoga saja begituuu O:)
      iyaa, kakak bener 😀 aaah, mata batin saya kebukaa ! jadi saya harus berjuang lagi, ya ? 😀
      terima kasih dukungannya kakak cantiiik 😉

  5. Kejadian hari ini kadang adalah jalan pembukan hal baik untuk hari besok, keep semangat Ruri, Dia punya rencana baik untuk hal yang lebih baik, maka harus tetap semangat untuk dapat yang yang lebih baik itu 😀 Fighting

  6. saya sering gagal, dan sampai sekarang saya juga belum termasuk seorang anak yang bisa membuat bangga orang tua..

    tapi apakah itu adalah alasan agar kita berhenti berusaha? tentu saja tidak 🙂
    setiap kegagalan membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih tahan banting dari sebelumnya..

    quote dari seseorang yang saya lupa namanya nih..

    “Orang yang belum pernah merasakan kepedihan dari kegagalan, tidak akan pernah bisa merasakan manisnya kesuksesan.” 🙂

    1. sebenernya kriteria kita bisa membanggakan ortu itu apa sih kak ? saya kok gamang gini jadinya-__-

      iya kaak, terima kasih dukungannya :mrgreen: saya lebih kuat dan bakal lebih semangat baut ke depannya sekarang 😀 terima kasih kaaaaaak

  7. Asal kamu sudah mempersembahkan yang terbaik dan masih memiliki keyakinan akan masa depan yang indah, yakin deh, suatu saat di masa depan nanti, kamu akan merasakan manisnya. 🙂 Apa yang terjadi sama kamu saat ini, pasti ada kaitannya dengan kesuksesan kamu di masa mendatang. What doesn’t kill you make you stronfer! 😉 Just be strong and become a winner ruri ^^

    1. iya kak, terima kasih dukungannya :’)) alhamdulillah banyak banget kawan WP yang memberi dorongan saya untuk semangat lagi. terima kasiih banyaaak kaaaak :’))
      i prome i’ll be the winner, kak ! :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s