
Resensi – The Lost Symbol
Judul Buku : The Lost Symbol
Penulis : Dan Brown
Genre : Adventure, Action, Thriller
Penerbit : Penerbit Bentang Pustaka
Tebal : 712 halaman; 23, 5 cm
Tahun Terbit: 2010
PS : Novel ini menyulut kontroversi antara anti-mason
dan kaum mason sendiri, lho!
Rating: 5/5

700+ halaman dengan peristiwa yang hanya terjadi semalam? Mungkin hanya Dan Brown yang dapat melakukannya.

lost symbol quotes (Indonesia)
The Lost Symbol adalah seri ke-3 Professor Robert Langdon melakukan aksi petualangannya. Di buku ini, Dan Brown banyak sekali menyelipkan simbol-simbol misterius yang selalu bisa dipecahkan oleh symbolog Harvard tersebut. Tak hanya simbol-simbol, nyatanya Brown juga menyelipkan pelajan moral dalam novel ke-5-nya. Ilmu noetic, mistis kuno, keanggotan freemason beserta ritual-ritualnya merupakan tiga tema terbesar yang penulis angkat dalam novel tebal ini.
Cerita dimulai dengan prolog tentang seorang yang mengikuti ritual mason karena niat jahat yang tersirat. Peristiwa ditelponnya Profesor Robert oleh asisten Peter Solomon-sahabat terdekatnya-untuk dapat terbang ke amerika saat itu juga. Lalu cerita mulai bergulir.. Tertipunya Robert Langdon, terculiknya Peter Solomon, pengancaman penculik dengan sesuatu penting yang hanya diketahui oleh Langdon, terlibatnya CIA, pencarian tempat-tempat tersembunyi gedung capitol, munculnya Warren Bellamy, nyaris tertangkapnya Catherine Solomon hingga akhirnya mereka(Robert dan Catherine) pergi ke gereja di dekat Massacchuttes untuk mendapatkan jawaban dari teka-teki dalam permainan tersebut.
Well, cerita tak berhenti di situ. Mungkin yang saya ceritakan hanya 400 halaman pertama. 300 halaman berikutnya dilanjutkan dengan amat apik oleh Dan Brown dengan penuturan latar, pemecahan kode dan serentetan peristiwa tak terprediksi yang berkaitan satu sama lain.
Jujur, ini pertama kalinya saya membaca novel detektif terjemahan. 700 halaman saya lahap selama 5 hari(masih lama ya?). Dan saya benar-benar menikmati halaman demi halaman yang saya baca. *Psst, saya sampe bela-belain baca di mobil dengan pencahayaan remang-remang, di hotel, di kolam renang, di bilik merenung
maklumlah saya baca waktu liburan awal* Meskipun ada beberapa kata dan kalimat yang saya nggak ngerti maksudnya, sungguh.. Membaca ini bener-bener bikin fikiran terlarut dalam cerita. Ikut terbawa suasana deh, pokoknya
Banyak banget pelajaran baru yang saya dapet dari buku ini. Twsit conflict + twsist ending yang menginspirasi. Nggak ada peristiwa pasaran yang ikut ambil bagian dari runtutan kronologis. Intinya..
THE LOST SYMBOL IS TRULY RECOMENDED BOOK FOR YOU!
*kecuali yang sukanya sama genre romance, mending jangan beli nih buku. Romancenya mungkin 1/700 dari 700 halaman yang ada
*
————————————————————————————————
Sidoarjo, 06-01-2013
Maaf ya kawan kalo resensi-nya jelek. Ini kali pertama nih. Mwehehe
Anyway, terima kasih buat lalak yang udah minjemin bukunya :3
Yuk sharing buku detektif favorit kamu di sini!
bagus koq Ri …
tapi mungkin karena saya lebih suka yang romantic romantic, jadi cukup baca resensinya saja ya … trims Ruri
huehuee, terima kasih kakaak
ooh, kakak hobi baca novel jugaa?
iya … tapi novel tertentu yang sudah diresensi bagus
berarti kalo nggak ada yg ngeresensi nggak bakal baca dong kak?
tergantung
aah, udah beberapa kali curi2 pandang novel ini di GM tapi belum juga jadi beli
padahal udah baca karya2 dan brown yang lain, ga lengkap rasanya kalau belum baca yg ini
oh, ya. kamu ikut goodreads.com ga Ri? di situ kamu bisa bebas nyari buku yg mau diresensi
aiih, harus dibeli kak! sangat recomended sekalik<3 saya malah garagara ini jadi pengen baca karyanya yang lain
hikss
saya dulu pernah punya akun-nya kalo nggak salah. tapi bingung makenya gimana kak
ga sulit, kok Ri. Kalau kamu suka baca buku, maka harus rajin buat review di sana
okedee, bakal ruri coba
kakak ada akun kan ya di sana?
ada kok, rur. coba aja klik readlist di sidebar blog bang
kak, kalo saya mau tanya-tanya tentang goodreads ntar dijawab ya. saya masih awam.__.v
Baca terjemahannya yah mbak. Kalau baca versi aslinya bisa nggak? Biasanya, apalagi untuk kelas novel, membacanya dalam bahasa asli akan lebih terasa nuansa setiap kalimatnya. Kecuali kalau penerjemahnya hebat, maka nuansa-nuansa itu bisa ditransfer ke bahasa target, meskipun gak bisa 100%
Salam kenal….
pengennya sih gitu kak, tapi baca terjemahannya pasti bikin kita bolak-balik baca kamus-,-
kakak bearti jago english dong ya?
kalau menurut saya, ada beberapa bagian yg agak membosankan. lebih suka 4 karya lainnya. tapi, over all bagus banget.
saya kok baca nya nemu hal-hal unpredictable yg bikin saya betah baca terus ya kak?
paling favorit kakak yg mana?
hmmm
lebih seneng yg angels and demons
Wah, aku bahkan belum pernah baca buku ini, Rur. Kayaknya bagus, mungkin buku ini akan jadi list buku yang harus aku baca bulan ini
waa alhamdulillah ya ruri berarti menginfokan hal yg bermanfaat. hihi.
ayo harus dibaca kak! seru-seru-seruu sekali ceritanya
Oke-oke. Nabung dulu deh buat beli bukunya
Buku2nya Dan Brown emang bagus kok Ruri, jd ikutan mikir kan ya hehehe.
wehehehe, mikir nya keras pula kak. kalo nggak konsen di salah satu bab aja pasti bab berikutnya bingung “lho kok bisa gini?”
Mantaaaaaaaap, umur segini udah baca yang beginian.
wihihi, ini buku emang keren sih kak. nggak rugi baca 700 halaman
ayo kakak baca juga
Ebusyeeeeeeeeeeeet, 700 halaman.
200 halaman aja saya kembang kempis buat baca, apalagi 700 halaman. Wkwkwk
looh tapi ceritanya membius lho kaaak! rugi deh kalo nggak bacaaa
Kalo saya jelas membius, jadi gampang tidur rur. hahaha
wih keren bisa tamat dalam lima hari. kalo saya baca halaman sebanyak itu sebulan belum tentu habis. btw saya ada award nih buat ruri http://themoonhead.wordpress.com/2013/01/10/the-versatile-blogger-award/
tapi kalo kakak baca ini pasti rasa penasarannya bikin kakak pengen cepet ngabisin nih buku. sungguh!
waah, alhamdulillah dapet award lagii. langsung ke TKP deeh